Kasatlantas Polres Batang, AKP Wigiyadi mengungkapkan kecelakaan terjadi saat dua odong- odong hendak membelok saat akan menyebrang jalur Pantura menuju Desa Sembung. Odong- odong yang kedua ditabrak truk yang datang dari arah belakang hingga menabrak odong- odong di depannya.
Odong- odong mengalami ringsek di bagian depan, dalam video yang beredar di media sosial instagram nampak beberapa penumpang terjepit. Personel Polisi dan TNI serta warga mencoba mengevakuasi penumpang yang terjepit dengan peralatan seadanya.
Alun-alun Kebumen merupakan zona terbuka hijau yang ada di Kabupaten Kebumen. Kawasan ini banyak dikelilingi bangunan penting seperti Masjid, kantor pemerintah, sekolah, dan perpustakaan. Bentuknya berupa lapangan segi empat dengan luas mencapai 4 Ha. Menawarkan suasana asri sangat dengan hadirnya rerumputan hijau dan pohon beringin.
Pohon beringin ada di tengah lapangan menjadi daya tarik utama alun-alun. Banyak yang menjadikan objek ini sebagai spot foto yang sangat menarik. Tidak ketinggalan ada beragam jenis kuliner yang bisa dinikmati setelah seharian beraktivitas. Kebanyakan para pedagang menjual makanan khas Kebumen seperti Nasi Penggel dan Sate Ambal.
Wisata Alun-alun Kebumen tidak membebankan tiket masuk apa pun kepada pengunjung. Setiap orang bisa masuk secara gratis tanpa perlu mengeluarkan biaya sepeser pun. Hanya saja akan dikenakan biaya parkir untuk kendaraan roda dua, empat, dan enam.
Alun-alun Kebumen hampir setiap hari selalu menerima kunjungan wisatawan. Bisa dibilang kawasan ini tidak pernah tutup meskipun memasuki tanggal merah dan buka selama 24 jam. Jadi wisatawan bebas datang kapan pun sesuka hati.
Alun-alun Kebumen mempunyai sejumlah keunikan yang membuat banyak yang tertarik untuk mengunjunginya. Salah satunya terdapat pohon beringin besar tumbuh di tengah lapangan. Kemudian di sisi sebelah barat berdiri bangunan Masjid Agung Kebumen yang begitu megah. Menariknya lagi terdapat wisata kuliner dan sejumlah wahana permainan seru.
Daya tarik utama Alun-alun Kebumen terletak pada pohon beringin di tengah lapangan. Pohon tersebut berukuran besar dan memiliki dedaunan yang sangat rimbun. Jika terlihat dari kejauhan bentuk daunnya terlihat seperti setengah lingkaran menyerupai jamur raksasa.
Pada bagian bawah terdapat pagar beton segi enam meter mengitari pohon beringin. Pagar tersebut lebih banyak didominasi warna putih dengan campuran hitam di bagian atasnya. Tampilannya kian menarik dengan hiasan 6 ornamen gapura melengkung mengelilingi pagar.
Kehadiran pohon beringin di Alun-alun banyak memberikan manfaat bagi para pengunjung. Salah satunya bisa menjadi tempat berteduh dari teriknya sinar matahari. Kemudian membuat udara sekitar semakin bertambah sejuk. Dan yang paling penting bisa juga sebagai spot swafoto.
Masjid Agung Kebumen merupakan masjid paling tua dan terbesar di Kebumen. Jika biasanya atap masjid memiliki kubah, lain halnya dengan yang satu ini. Desain atapnya berbentuk limas bersusun mirip rumah joglo. Kemudian di bagian depan ada tulisan Masjid Agung Kebumen dalam huruf Arab.
Bangunan ini terdiri dari dua lantai dan satu serambi masjid. Lantai bagian bawah digunakan untuk tempat salat. Sementara bagian atas sebagai area tambahan jikalau lantai dasar sudah penuh. Selanjutnya khusus serambi masjid bisa untuk salat atau tempat menggelar acara keagamaan. Kemudian di luar masjid terdapat satu menara dengan hiasan kubah kecil di bagian atasnya.
Meski sudah beberapa kali mengalami renovasi, namun tampilan masjid ini masih sama seperti dulu. Yaitu tetap mempertahankan ciri khasnya menggunakan desain rumah joglo khas Jawa. Sedangkan lokasinya sendiri ada di sebelah barat Alun-alun Kebumen.
Sayangnya pedagang Nasi Penggel hanya beroperasi dari Pukul 05.30 sampai 08.00 pagi. Nantinya penjual akan mempersilakan pembeli mengambil nasinya sendiri. Biasanya yang membeli sering mengambil sebanyak 8 sampai 15 bulatan. Selanjutnya piring diserahkan kepada penjual untuk diberi sayur dan lauk pauk.
S